Penggunaan M-CHAT-R/F dengan Skor CARS dalam Mendeteksi Dini dan Mengevaluasi Anak Autisme di SLB Mardhatillah Duri

Authors

  • Wulan Hariani Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang Author
  • Rahmahtrisilvia Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang Author
  • M.Sukron Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang Author
  • Tria Andriani Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang Author
  • Lailatul Husna Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang Author
  • Rezki Vidora Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang Author

Keywords:

Deteksi Dini , Gangguan Spektrum Autisme, M-CHAT-R/F, CARS, Pendidikan Khusus, Sekolah Luar Biasa, Neurokognitif

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif penggunaan instrumen Modified Checklist for Autism in Toddlers, Revised with Follow-Up (M-CHAT-R/F) yang dikombinasikan dengan Childhood Autism Rating Scale (CARS) dalam mendeteksi dan mengevaluasi tingkat keparahan Gangguan Spektrum Autisme (ASD) pada anak di lingkungan Sekolah Luar Biasa (SLB) Mardhatillah Duri. Melalui desain penelitian deskriptif kualitatif berbasis studi kasus klinis tunggal pada seorang subjek anak berusia 8 tahun, data diekstraksi menggunakan observasi klinis langsung, wawancara anamnesis mendalam dengan orang tua yang merekonstruksi riwayat perkembangan awal (berbasis kerangka M-CHAT-R/F), serta pengukuran psikometrik observasional menggunakan 15 subskala CARS. Hasil pengukuran empiris menunjukkan akumulasi skor total CARS sebesar 51,5, sebuah metrik kuantitatif yang secara definitif mengklasifikasikan subjek ke dalam kategori autisme berat (severe autism). Analisis manifestasi perilaku memperlihatkan defisit neurokognitif yang dominan dan ekstrem pada domain hubungan sosial, kapasitas imitasi, regulasi respons emosional, adaptasi terhadap perubahan rutinitas, ketakutan irasional, serta pencarian sensori (sensory seeking), yang keseluruhannya mendapatkan skor maksimal (abnormalitas berat). Integrasi antara kerangka skrining awal (M-CHAT-R/F) dan instrumen keparahan diagnostik multidimensi (CARS) terbukti sangat efektif untuk tidak hanya menghasilkan pelabelan diagnostik, melainkan juga memetakan profil neuropsikologis anak secara utuh. Pemetaan profil ini menjadi krusial dalam merancang Program Pembelajaran Individual (PPI) yang presisi, adaptif, dan berbasis bukti bagi pendidik di SLB. Penelitian ini menegaskan bahwa keterlambatan deteksi dini dapat dikompensasi melalui evaluasi fungsional yang holistik untuk mengoptimalkan intervensi edukasional dan terapeutik.

Downloads

Published

2026-07-03

Issue

Section

Articles