Pelaksanaan Activity of Daily Living (ADL) dalam Penguatan Motorik Siswa Tunadaksa di SLB
Keywords:
Activity of Daily Living (ADL), Tunadaksa, Kemampuan Motorik, Kemandirian, Pendidikan KhususAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Activity of Daily Living (ADL) dalam penguatan kemampuan motorik murid tunadaksa di SLB Khansa Padang yang berlokasi di Jalan Jati VII No. 17, Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas murid tunadaksa, guru kelas, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ADL dilaksanakan melalui kegiatan makan dan minum mandiri, berpakaian, mencuci tangan, menggunakan toilet, serta latihan mobilitas dengan alat bantu. Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap, berulang, dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing murid. Program ADL berkontribusi terhadap perkembangan kemampuan motorik halus dan motorik kasar yang ditunjukkan melalui peningkatan kemampuan menggenggam benda, koordinasi gerak tangan saat menggunakan peralatan makan, keseimbangan tubuh saat berpindah tempat, serta kemandirian dalam melakukan aktivitas perawatan diri. Faktor pendukung pelaksanaan program meliputi keterlibatan guru dan orang tua serta pembiasaan yang dilakukan secara konsisten. Adapun kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan alat bantu adaptif, kurangnya tenaga terapis, dan perbedaan kemampuan motorik antar murid. Dengan demikian, pelaksanaan ADL berperan penting dalam mendukung perkembangan motorik dan kemandirian murid tunadaksa.