Pengambilan Keputusan Kepala Sekolah Dalam Menetapkan Tata Tertib Siswa Di SDN 18 Air Tawar
Keywords:
Pengambilan Keputusan, Kepala Sekolah, Tata Tertib Siswa , Disiplin Sekolah, Manajemen PendidikanAbstract
Pengambilan keputusan merupakan fungsi penting dalam manajemen pendidikan yang sangat mempengaruhi keberhasilan sekolah. Salah satu keputusan strategi yang sering diambil kepala sekolah adalah menetapkan tata tertib siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang tertib, aman, disiplin, dan kondusif. Penelitian ini mendeskripsikan proses pengambilan keputusan kepala sekolah dalam mengatur tata tertib siswa di SD Negeri 18 Air Tawar Selatan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi di SD Negeri 18 Air Tawar Selatan, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat. Narasumber utama adalah Eva Fitria, S.Pd., Wakil Kesiswaan sekolah, yang diwawancarai oleh Stevi Febrianti, mahasiswa Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Padang. Hasil penelitian menunjukkan proses pengambilan keputusan dilakukan melalui enam tahap: pengumpulan masalah, pengumpulan informasi, musyawarah dengan guru dan tenaga kependidikan, penetapan kebijakan, pelaksanaan, dan evaluasi. Keputusan kepala sekolah didasarkan pada kebutuhan meningkatkan kedisiplinan siswa dan menciptakan suasana belajar yang kondusif. Penerapan tata tertib siswa memberikan dampak positif berupa peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, dan perilaku siswa di sekolah. Namun, masih terdapat kendala seperti perbedaan tingkat kesadaran siswa dalam mematuhi aturan dan perlunya pengawasan berkelanjutan. Untuk mengatasi hal ini diperlukan kerja sama yang baik antara kepala sekolah, guru, orang tua, dan siswa agar kebijakan tata tertib berjalan optimal dan mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan. Penelitian ini penting karena menunjukkan bagaimana keputusan kepala sekolah berdasarkan kebutuhan sekolah dan melibatkan musyawarah, sehingga tata tertib lebih diterima dan efektif. Kerja sama semua pihak menjadi kunci keberhasilan implementasi kebijakan disiplin di sekolah dasar.