Analisis Kualitas Pembelajaran Guru Di SDN 32 Gurun Panjang
Keywords:
kualitas pembelajaran, fasilitas sekolahAbstract
Penelitian ini telah dilakukan untuk menganalisis kualitas pembelajaran guru di SDN 32 Gurun Panjang, Sumatera Barat, dalam konteks keterbatasan fasilitas pendidikan. Masalah utama yang diidentifikasi adalah kurangnya fasilitas sekolah seperti ruang kelas yang layak, laboratorium, perpustakaan, dan fasilitas pendukung lainnya yang berdampak langsung terhadap proses belajar mengajar. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik wawancara dan observasi langsung terhadap kepala sekolah sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas menyebabkan rendahnya kenyamanan dan efektivitas pembelajaran, serta menghambat guru dalam menerapkan metode pengajaran yang inovatif. Guru mengalami kesulitan dalam menyampaikan materi secara variatif dan efektif. Kondisi ini turut berkontribusi pada rendahnya hasil belajar siswa dan ketimpangan pendidikan antara daerah pedesaan dan perkotaan. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi strategis melalui peningkatan dan pengadaan fasilitas pendidikan yang memadai. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan kualitas fasilitas sekolah akan berdampak langsung pada peningkatan mutu pembelajaran guru dan hasil akademik siswa. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat sangat diperlukan guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan merata.